Restoran Jepang di Jakarta Diduga Pakai Tepung Kedaluwarsa

salah satu menu di Marugame Udon, restoran yang diduga menggunakan tepung kedaluwarsa/ Larawana Intan

JAKARTA – Bareskrim Polri tengah melakukan penyelidikan dugaan penggunaan bahan kedaluwarsa di restoran Marugame Udon di Gandaria City, Jakarta Selatan, dan tengah menunggu hasil laboratorium forensik guna memeriksa dampak terhadap kesehatan konsumen.

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono menyatakan, jika tak ditemukan dampak buruk terhadap kesehatan, penggunaan bahan kedaluwarsa tetap merupakan dugaan pelanggaran hukum yakni penipuan. “Ini pidana pemalsuan dan hanya ada satu restoran saja,” kata Ari di Gedung DPR/MPR, Senin (5/9/2016).

Dilansir dari laman CNN Indonesia, Mabes Polri menemukan tepung ikan yang kedaluwarsa pada April lalu saat melakukan pemeriksaan di restoran Marugame Udon. Jenis tepung yang ditemukan polisi bernama bonito powder dengan batas kedaluwarsa Desember 2015 dan kemudian diperpanjang masa pakai menjadi Juni 2016.

Ari menjelaskan penyidik menemukan beberapa kilogram tepung ikan yang sudah melewati batas kedaluwarsa namun kemasannnya dilapisi bungkus luar agar terlihat masih berlaku.

Lebih lanjut Ari pengungkapan kasus makanan kedaluwarsa ini merupakan lanjutan kerja sama antara Bareskrim dan Badan Pengawas Obat dan Makanan serta Kementerian Kesehatan. Ketiga pihak itu juga sebelumnya melakukan koordinasi dalam mengusut kasus vaksin palsu di sejumlah rumah sakit di Jabodetabek.

“Jadi memang ada info di sebuah pusat perbelanjaan yang tempat makannya diduga menggunakan bahan kadaluarsa,” ujarnya.

Dari beberapa dokumen yang diterima media menunjukkan dugaan penggunaan bahan makanan kedaluwarsa yang diduga dilakukan Sriboga Food Group. Kelompok Sriboga, selain mengelola bisnis Marugame juga pemilik Pizza Hut Indonesia, Pizza Hut Delivery (PHD) dan The Kitchen by Pizza Hut.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Jaminan Mutu PT Sriboga Marugame Indonesia Ike Wahyu Andayani membantah dengan menyatakan selalu melakukan inspeksi secara rutin sehingga penggunaan bahan kedaluwarsa tidak mungkin terjadi di Marugame Udon.