Pakistan Tidak Izinkan Penduduk Afghanistan ke Pasar India

Polisi Pakistan melakukan pemeriksaan kepada /bbc

ISLAMABAD -Pakistan telah menolak seruan baru Afghanistan agar negara yang terkurung daratan dan dilanda perang itu diizinkan berdagang langsung dengan India melalui rute darat Pakistan, dengan alasan adanya pengaturan resmi perdagangan antara Islamabad dan Kabul.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, sebelum kunjungannya dalam waktu dekat ke New Delhi, telah mengancam akan menutup sarana perdagangan transit bagi Pakistan.  Jika Pakistan terus menolak akses Afghanistan ke pasar India melalui stasiun perbatasan Wagah, Pakistan.

Islamabad, yang menyediakan bagi Kabul rute darat yang paling murah dan paling pendek untuk perdagangan global, telah puluhan tahun memperlancar perdagangan Afghanistan melalui kota pelabuhannya, sesuai dengan Persetujuan Perdagangan Transit Afghanistan-Pakistan (APTTA) yang telah dirundingkan kembali baru-baru ini. Selain itu mereka juga memberi akses kepada Pakistan untuk berdagang dengan tetangga-tetangga Afghanistan.

“Pakistan tetap menyediakan akses bagi Afghanistan ke pelabuhan-pelabuhan Pakistan untuk perdagangan transit. Kami akan terus memperlancar perdagangan transit Afghanistan sebagai bagian dari janji kami kepada rakyat Afghanistan,” kata jurubicara kementerian luar negeri Pakistan Nafees Zakaria sebagai tanggapan atas peringatan Ghani seperti dilansir AP, Ahad (11/9)

“Walaupun persetujuan perdagangan transit bilateral APTTA tidak mencakup transit ke dan dari India, Pakistan terus mengizinkan transit buah-buahan Afghanistan ke India melalui Wagah sebagai tanda sikap yang baik, kata Zakaria.

 

Hubungan Pakistan dan saingannya India terus memburuk ke titik terendah dalam beberapa tahun ini dan para pejabat tinggi Pakistan berpendapat mengabulkan seruan Kabul agar New Delhi turut dalam APTTA “tidak mungkin dalam keadaan sekarang ini.