LAZIS Dewan Dakwah Gelar Sekolah Hatiku Senang untuk Korban Garut

729 views
Kegiatan Sekolah Hatiku Senang yang digelar Lazis Dewan Dakwah / DDI

GARUT—‘’Tsunami’’ Sungai Cimanuk di Garut pada Selasa (20/9) malam, membuat puluhan gedung sekolah kebanjiran dan ribuan muridnya telantar. Menurut catatan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, sekitar 2.500 pelajar terganggu pendidikannya akibat banjir bandang. Mereka merupakan murid dari 24 sekolah tingkat TK, SD, SMP, dan SMA. Termasuk TK Nurul Hidayah Karangpawitan, Madrasah Ibtidaiyah MI Al-Qomar Tarogong Kidul, SDIT Muhammadiyah Tarogong Kidul, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) A dan C Lapangan Paris.

Para pelajar juga kehilangan seragam dan peralatan sekolahnya, baik yang di rumah maupun di sekolah masing-masing. Mengingat pentingnya pendidikan, Ketua Umum Dewan Dakwah menginstruksikan agar Posko LAZIS Dewan Dakwah Peduli Garut yang dibuka sejak Rabu (21/9) memrioritaskan program pendidikan.

‘’Selenggarakan pendidikan alternatif darurat dan sediakan seragam serta perlengkapan sekolahnya. Anak-anak tidak boleh berhenti sekolah,’’ tutur Moh Siddik, Ketua Umum Dewan Dakwah dalam siaran pers yang diterima KBK.

Direktur Eksekutif LAZIS Dewan Dakwah Ade Salamun, memaparkan, program Posko LAZIS Dewan Dakwah Peduli Garut fokus pada distribusi logistik berupa makanan siap santap, pakaian, dan dropping air minum, serta pendidikan anak.

Sasaran distribusi logistik adalah titik-titik pengungsi dan posko-posko bantuan. Sedang program pendidikan meliputi gotong royong membersihkan areal sekolah dan pemberian bantuan perlengkapan sekolah yang dikemas dalam Paket Bebungah Barudak Garut. Paket berupa tas berisi seragam, sepatu, dan alat tulis.

‘’Agar anak-anak tetap senang dan bersekolah dalam kondisi darurat, kami juga menyelenggarakan Sekolah Hatiku Senang. Materinya lebih banyak berupa trauma healing dalam format dongeng dan games,’’ jelas Agung Gumelar, koordinator Posko LAZIS Dewan Dakwah.

Program-program Posko LAZIS Dewan Dakwah itu digerakkan oleh para relawan dari Badan Eksekutif Mahasiswa STID (Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah) M Natsir Jakarta, Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Jawa Barat, LSM Creavill Garut, komunitas mahasiswa psikologi Garut ‘’Ruang Mengabdi’’, dan Tim LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Bandung Raya.