Pipa Bocor, Warga di Dua Kecamatan Banda Aceh Siap Kesulitan Air Bersih

ilustrasi PDAM/ist

Banda Aceh-Sekira tiga pekan kedepan warga di Kecamatan Syiah Kuala dan Kuta Alam di Banda Aceh terancam tidak bisa menikmati air bersih.

Pasalnya, suplai air akan terganggu lantaran sedang dilakukan perbaikan pipa induk PDAM Tirta Daroy yang bocor beberapa waktu.

Kebocoran pipa induk berdiameter 500 mm dan panjang 200 meter ini akibat pengerjaan proyek flyover Simpang Surabaya, dan pipa itu tidak bisa dibongkar dan harus dipindahkan ke titik lain.

“Suplai air tersendat karena tekanan air memang dikurangi karena ditakutkan akan berdampak buruk terhadap konstruksi flyover itu sendiri,” kata Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Banda Aceh, Selasa (14/2) dilansir Merdeka.

Pengerjaan ini dimulai sejak kemarin, baik penggaliannya, pemesanan pipa ke Medan, hingga proses instalasi.

Menurut Illiza, kebocoran pipa PDAM di bawah jalur utama flyover tersebut tidak bisa ditangani dengan mudah. Karena pipa PDAM itu telah tertimbun mencapai delapan meter dan tidak mungkin dibongkar lagi.

“Tidak mungkin pula kita gali pada titik bocornya langsung, sehingga jalur pipanya harus kita pindahkan yang memakan waktu lebih lama,” jelasnya.

Ia berharap kepada warga kota yang terkena dampak terutama di Kecamatan Syiah Kuala dan sebagian Kuta Alam bersabar selama proses perbaikan berlangsung.

 

“Kami mohon maaf atas kekurangan suplai air ini. Saya dan tim akan mengawal dan meminta pihak terkait untuk bekerja 24 jam nonstop,” jelasnya.

 

Kendati demikian, di kawasan yang sama sekali tidak mendapatkan suplai air, Illiza memastikan PDAM Tirta Daroy akan memberikan layanan proaktif pendistribusian air dengan armada mobil tangki, baik ke musala dan masjid maupun ke rumah-rumah warga.

 

Sementara itu Dirut PDAM Tirta Daroy T Novizal Aiyub mengatakan, sebenarnya masa pengerjaan perbaikan pipa bocor tersebut memakan waktu kurang lebih satu minggu.

 

“Yang menjadi kendala adalah penyediaan material perpipaan dan aksesorisnya dari luar kota. Pengiriman material ini membutuhkan waktu, jadi target kami 20 hari selesai hingga proses instalasi,” tambah  T Novizal Aiyub.