Ratusan Rumah Terdampak Tanah Gerak di Ponorogo

Foto Ilustrasi

Ponorogo  – Kejadian tanah gerak kembali terjadi di wilayah Ponorogo,Jatim.

Fenomena alam ini terjadi di Desa Dayakan, Kecamatan Badegan. Akibatnya, ratusan rumah dan satu bangunan sekolah taman kanak-kanak (TK) desa setempat terkena dampaknya. Bahkan sebanyak 20 rumah tidak bisa ditempati karena fenomena alam tersebut.

 

Retakan di gedung TK Muslimat NU di Desa Dayakan cukup parah. Tembok bangunan itu merekah selebar 10 sentimeter dan panjang retakan sampai 3 meter. Selain tembok, lantai sekolah itu juga mengalami retakan hingga 7 meter.

 

Seorang warga Desa Dayakan, Meiselan (45), mengatakan, fenomena tanah gerak sudah dirasakan warga mulai sepekan lalu. Ada seratusan rumah di Desa Dayakan yang terdampak fenomena tanah gerak.

 

Menurut dia, tanah gerak di Desa Dayakan terjadi akibat hujan yang terus menerus mengguyur wilayah tersebut dan kondisi tanah yang labil. Namun, Meiselan menuturkan bencana tanah gerak ini baru pertama kali terjadi di desanya.

 

“Di sini hujan turun tiada henti. Kemungkinan itu penyebabnya. Ada sekitar seratusan rumah yang terdampak akibat bencana tanah gerak ini. Namun, hanya sekitar 20 rumah yang kerusakannya cukup parah,” katannya melansir Beritajatim, Kamis (9/3)

 

Dia menuturkan satu rumah di Desa Dayakan telah dirobohkan karena kondisinya sudah parah. Sedangkan untuk rumah lainnya kerusakan hanya di bagian lantai yaitu mengalami retakan.