AS Desak Saudi Izinkan Bantuan Kemanusiaan di Yaman

111 views

WASHINGTON – Amerika Serikat  telah mendesak koalisi pimpinan Saudi untuk memfasilitasi arus  bantuan kemanusiaan di Yaman karena jutaan orang menderita di negara yang dilanda perang karena blokade lahan dan udara yang diberlakukan oleh orang Saudi.

“Amerika Serikat sangat prihatin dengan eskalasi kekerasan baru-baru ini dan melanjutkan kondisi kemanusiaan yang mengerikan di Yaman,” kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, sebagaimana dilansir Aljazeera, Sabtu (9/12/2017).

“Kami meminta koalisi pimpinan Saudi untuk memfasilitasi arus bebas bantuan kemanusiaan dan barang komersial kritis, termasuk bahan bakar, melalui semua pelabuhan Yaman dan untuk mengembalikan penerbangan komersial melalui Bandara Sanaa.” tambah pernyataan tersebut.

Pada bulan Oktober, koalisi pimpinan Saudi, yang membom Yaman sejak Maret 2015, memberlakukan blokade total di negara miskin tersebut setelah sebuah rudal pemberontak ditembak jatuh di dekat ibukota Riyadh, Riyadh.

Menurut Palang Merah, hampir 80 persen warga Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup. Tekanan internasional memaksa pemerintah Saudi mengizinkan beberapa bantuan kemanusiaan pada minggu terakhir bulan November.

Namun pembunuhan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh oleh Houthis, yang mengendalikan hamparan luas negara tersebut, termasuk ibukota Sanaa, telah mengakibatkan bentrokan dengan kekerasan yang memperparah situasi kemanusiaan lebih lanjut.

Pernyataan tersebut muncul dua hari setelah Presiden AS Donald Trump meminta Arab Saudi untuk “benar-benar mengizinkan makanan, bahan bakar, air, dan obat-obatan untuk menjangkau orang-orang Yaman yang sangat membutuhkannya”.

Seorang pejabat senior AS, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan kepada kantor berita Reuters pada hari Jumat bahwa AS telah memperingatkan Arab Saudi akan ancaman di Kongres mengenai situasi kemanusiaan yang mengerikan.

Avatar