Dompet Dhuafa Jabar Luncurkan Program Pendampingan Pedagang Keliling

BANDUNG—Lembaga amil zakat Dompet Dhuafa jabar meluncurkan program ekonomi bertajuk “Pendampingan Pedagang Keliling” (Pendaki). Pendaki adalah program bantuan gerobak untuk pedagang kaki lima (PKL) yang tersebar di kota Bandung sebagai salah satu pendayagunan dana zakat di bidang ekonomi.

“Bantuan ini diharapakan dapat menambah kualitas dan tingkat higienis produk sehingga lebih menarik minat konsumen dan meningkatkan penghasilan pedagang,” ujar Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jabar, Udhi Tri Kurniawan saat peluncuran program pada Ahad (17/12) di bilangan Turangga, Bandung.

Udhi menambahkan, di kota-kota besar di Indonesia, keberadaan PKL menjadi pelengkap dalam pemenuhan masyarakat kota. Program pendaki diarapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bermata pencaharian sebagai PKL.

Pada program ini, Dompet Dhuafa Jabar melakukan seleksi terhadap calon penerima manfaat dilihat dari kondisi gerobak lama dan penghasilan pedagang. Pedagang yang lolos seleksi akan memperoleh bantuan berupa gerobak baru dengan label branding Dompet Dhuafa.

Tahap awal program bantuan sebanyak 29 gerobak baru diberikan kepada 29 PKL. “Tahun 2018 Dompet Dhuafa Jabar menargetkan dapat membantu 100 PKL dengan gerobak baru yang lebih menarik dan higienis yang diharapkan akan berimbas pada meningkatnya pendapatan pedagang,” imbuh Udhi.

Kabid Perlindungan Nasyarakat (linmas) Satpol PP Kota Bandung, Suharyanto, mengapresiasi program Pendaki Dompet Dhuafa Jabar.

“Kami berterima kasih kepada Dompet Dhuafa Jabar atas program ini dalam ikhtiar meningkatkan kesejahteraan pedagang kaki lima,” ujarnya.

Suharyanto menitip kepada penerima manfaat program agar menjaga kebersihan dalam berdagang. Dengan menjaga kebersihan dapat mengundang banyak pembeli.

“Jangan buang sampah sembarangan. Dan tidak berdagang di zona merah. Tidak mengganggu jalan. Intinya berdagang dengan tertib,” terangnya.