Israel Sebut Wartawan yang Tewas di Gaza Anggota Hamas

Yasser Murtaja, wartawan yang tewas ditembak pasukan Israel/ Reuters

TEL AVIV – Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan wartawan yang tewas ditembak tentara Israel, Yasser Murtaja di Gaza akhir pekan lalu adalah anggota Hamas.

Namun tuduhan yang dilontarkan Selasa (10/4/2018) tersebut dibantah oleh kelompok Hamas dan keluarga Murtaja, sementara Lieberman juga tidak menunjukkan bukti untuk mendukung pernyataannya.

Yasser Murtaja tewas akibat luka tembak ketika memvideokan demonstrasi massal di dekat pagar perbatasan wilayah Israel hari Jumat (6/4/2018).

Hamas menyerukan agar warga Palestina berkumpul di perbatasan sebagai bagian kampanye protes selama beberapa minggu terhadap blokade Israel dan Mesir yang sudah berlangsung selama sepuluh tahun. Hamas juga menyerukan upaya untuk menyebrangi perbatasan secara massal.

Murtaja ditembak ketika sedang membawa kamera video dan mengenakan jaket yang ditandai huruf besar “PERS.”

Lieberman mengatakan, dikutip VOA, Murtaja adalah “teroris” yang telah bergabung dengan Hamas sejak tahun 2011. Ia menambahkan, Murtaja telah menggunakan pesawat tanpa awak untuk mengumpulkan data intelijen tentang pasukan Israel di sepanjang perbatasan itu.

Murtaja, yang berusia 30 tahun, adalah salah seorang pendiri Ain Media, perusahaan produksi televisi lokal yang telah melakukan sejumlah proyek, termasuk membuat film dengan menggunakan pesawat nirawak bagi klien media masing, seperti BBC dan Al Jazeera English.