Iran Ajak Dunia Lawan Amerika Serikat

Ilustrasi

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengajak dunia lawan Amerika Serikat (AS). Hal tersebut disampaikan Zarif di tengah upayanya untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir pasca-penarikan diri Amerika Serikat bulan lalu.

Seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (4/6), Menlu Zarif meminta kepada rekan-rekannya “para penandatangan kesepakatan nuklir yang tersisa dan mitra dagang lainnya” untuk “menebus kerugian Iran” yang dipicu keluarnya Amerika Serikat dari pakta nuklir.

“Kesepakatan nuklir adalah hasil dari ‘pembicaraan multilateral yang sangat cermat, sensitif, dan seimbang’,” kata Zarif dalam suratnya yang dirilis oleh media pemerintah IRNA pada hari Minggu.

Ia menambahkan bahwa perjanjian nuklir bersejarah antara Iran dan enam kekuatan dunia, yakni Amerika Serikat, Inggris, Rusia, Prancis, Jerman, dan China, tidak dapat dinegosiasi ulang seperti yang diminta Washington.

Zarif mengatakan bahwa “penarikan ilegal” Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir dan “metode perundungan untuk membawa pemerintah lain sejalan” dengan keputusan itu telah mendeskreditkan aturan hukum di arena internasional.