Dompet Dhuafa Alirkan 32.000 Air Bersih Ke Sragen

JAKARTA – Musim kemarau mulai memicu kekeringan di sejumlah daerah. Tak terkecuali delapan kecamatan di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, utamanya di utara Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo.

Menurut data yang dihimpun Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, kekeringan di Sragen telah berlangsung kurang lebih selama empat bulan. Desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Kalijambe, Sumberlawang, Tanon, Miri, Sukodono, Tangen, Gesi, dan Jenar, sulit mendapatkan air bersih.

Sementara itu terdapat 350 jiwa di Desa Dawung, Kecamatan Jenar yang alami kekeringan akibat terputusnya akses sumber air setelah sumur bersama warga terkena longsor. Mengingat air adalah salah satu sumber kehidupan. Sejak Kamis (26/7), Dompet Dhuafa melalui tim respon DMC mengirimkan 32.000 liter air bersih ke lima kecamatan di Sragen.

“Setelah mendapat kabar lebih dari 1.600 jiwa di Kabupaten Sragen tengah kesulitan akses air bersih. Kami dari Dompet Dhuafa langsung menerjunkan tim untuk dropping air bersih ke Sragen. Alhamdulillah hingga hari ini (Jumat, 27/7), sudah lima kecamatan kita suplai air bersih. Targetnya semua tersuplai air bersih dan bergulir beberapa waktu kedepan,” ungkap M. Sabeth Abilawa, Direktur Dompet Dhuafa Filantropi.

Semoga bantuan air bersih yang digulirkan dapat meminimalisir dampak kekeringan di Sragen.