Ini yang Dilakukan Relawan RANITA UIN Jakarta di Lokasi Gempa Lombok

LOMBOK – Relawan RANITA UIN Jakarta bergabung dengan Tim Respon bencana lainnya, Selasa (7/8/2018) di Lombok Utara tepatnya di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung.

Tim RANITA berkoordinasi dengan BASARNAS dan BNPB pukul 12.54 WITA, yang dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan evaluasi dipimpin oleh Kepala BNPB, Willem Rampangilei, dengan beberapa aparat pemerintahan Lombok.

Pergerakan relawan dilanjutkan Pukul 15:32 WITA dengan melakukan assessment (pendataan).

“Lokasi yang menjadi target assessment yakni Dusun Pasiran Biluan, Desa Betet, Lombok Utara. Tiba pukul 16:20 WITA, tim kemudian bertemu dengan Ketua RT, Kepala Dusun dan beberapa warga setempat untuk mendapatkan informasi terkini,” jelas Qurrota dari UKM Ranita UIN Jakarta kepada KBKNews, Rabu (8/8/2018).

Hasil assessment yang dilakukan oleh Tim Respon RANITA antara lain: Wilayah aksi berada di Dusun Pasiran Biluan, Desa Betet, Lombok Utara, jumlah penduduk di dusun tersebut sebanyak 291 jiwa dengan 100 KK, di antaranya terdapat lansia dan balita masing-masing sebanyak tiga orang dan enam orang lainnya terluka ringan, dampak kerusakan yakni 90% rumah rusak dan satu fasilitas umum yaitu vihara juga mengalami kerusakan, kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi beberapa di antaranya: dapur umum, lokasi pengungsian (hunian sementara korban menggunakan terpal dan membuat bilik dari bamboo seadanya di lahan pertanian), beras, makanan pokok, air bersih, obat-obatan, kebutuhan ibu dan bayi serta alat tidur.

Hasil pendataan yang telah didapatkan oleh relawan RANITA langsung dikoordinasikan dengan tim RANITA yang berada di Jakarta untuk menyalurkan bantuan secara cepat dan tepat.

“Tim Jakarta RANITA segera membelanjakan hasil donasi dengan berbelanja kebutuhan sesuai dengan hasil assessment. Distribusi logistik ke tempat terdampak akan dilakukan berbarengan dengan penambahan personil relawan yang akan dilaksanakan pada hari ini dengan menggunakan bantuan transportasi dari TNI menggunakan kapal Hercules,” jelas Qurrota