PBB Dukung Penyelidikan Houthi untuk Kasus Pencurian Bantuan Makanan bagi Warga Yaman

11,9 juta penduduk Yaman terancam mati kelaparan, 5,2 juta anak-anak akibat perang sejak 2015 antara Houthi dukungan Iran dan rezim Mansour Hadi dukungan Arab Saudi dan UEA. Korban tewas 10.000 orang.

JENEWA – Badan pangan PBB menyatakan menyambut baik pernyataan dari pemimpin pemberontak Houthi Yaman yang menyebutkan akan menyelidiki pencurian  bantuan makanan ke negara miskin itu.

Herve Verhoosel, juru bicara Program Pangan Dunia (WFP), mengatakan kepada para wartawan di Jenewa, Jumat (4/1/2019), bahwa penyalahgunaan bantuan makanan juga terjadi di daerah-daerah yang dikontrol pemerintah tetapi itu terjadi dalam kadar yang lebih rendah.

“Ini isu yang mempengaruhi bukan hanya WFP tetapi semua lembaga bantuan yang bekerja di Yaman dan di zona-zona perang di manapun,” ujarnya, dikutip VOA.

WFP juga telah  mengancam akan menangguhkan pengiriman sejumlah bantuan ke Yaman apabila pemberontak tidak menyelidiki dan tidak menghentikan pencurian serta kecurangan lainnya dalam distribusi makanan.