BURISRAWA GUGAT

383 views
Betari Durga kaget, digugat Burisrawa dengan cara di luar etika. Masak ketemu dewa tangannya malangkerik?

GARIS nasib Raden Burisrawa sesungguhnya nyaris sama dengan Pangeran Charles dari kerajaan Inggris. Sama-sama menjadi perjaka tua, sama-sama gagal mempersunting gadis yang sangat dicintai. Dan yang paling menyakitkan, katanya calon raja tapi tak kunjung dilantik lantaran raja yang harus diganti tak mangkat-mangkat. Kalau ada perbedaan, Pangeran Charles akhirnya kawin dengan gadis belia Putri Diana, Raden Burisrawa kerjanya ngisengi pembantu-pembantu di perumahan.

Ayah Burisrawa adalah Prabu Salya raja dari negeri Mandaraka, yang sangat berpengaruh bagi negeri-negeri sekelilingnya. Meski PAD (Pendapatan Asli Daerah)-nya kecil, tapi karena dapat setoran dari Ngastina, Ngawangga, Mandura, dan ada juga sedikit dari Ngamarta; rakyatnya hidup makmur. Di sana harga BBM sangat murah, rakyat boleh pakai minyak tanah. Soalnya perusahaan patih Mandaraka tidak ngobyek jadi distributor gas melon. Korupsi juga nihil, karena pejabatnya terjamin dalam kebutuhan pisik maksimum. Maklum, revolusi mental di Mandaraka sudah selesai, rakyat tak ada yang abai.

”Pejabat Mandaraka sampai korupsi, saya potong jarinya. Potong beneran, bukan cuma retorika macam Akil Mochtar saat di MK dulu.” kata Prabu Salya sekali waktu pada pers.

”Siapa itu Akil Mochtar? Kok pakai kil kil, apa kerabatnya Cakil si Gendir Penjalin?” kejar pers.

”Bukan. Dia orang paling perkasa di Indonesia. Bayangkan, gedung Gedung Mahkamah Konstitusi setinggi 16 lantai, bisa diambrukin olehnya.”

Prabu Salya ini juga termasuk penguasa yang demen membangun dinasti kekuasaan, tapi tak pernah ada yang meributkan. Bayangkan, raja Ngastina Prabu Duryudana, itu anak menantunya karena dia menikahi si bungsu Banowati. Lalu raja Mandura Prabu Baladewa, juga anak menantunya, karena Dewi Erawati sang istri, adalah anak sulung Prabu Salya juga. Begitu pula adipati Ngawangga, itu juga anak menantu Prabu Salya, karena istrinya yang bernama Surtikanti, juga anak Prabu Salya nomer dua.