Kamp Pengungsi Rohingya Porak Poranda Dihantam Longsor

86 views
Kamp Pengungsi Rohingya di Bangladesh. Foto: AANews

BANGLADESH – Tanah longsor memporakporandakan kamp-kamp pengungsi etnis Rohingya di Bangladesh, seorang pengungsi dinyatakan meninggal dan 4.500 orang lainnya kehilangan tempat tinggal.

Hujan dengan curah setinggi 35 sentimeter turun selama 72 jam, mengakibatkan tanah mulai longsor pada Sabtu di kamp-kamp di sekitar Cox’s Bazar yang menampung lebih dari 900.000 orang muslim Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar, kata PBB.

Seperti dilansir Channel News Asia, ada dua puluh enam kejadian tanah longsor yang dilaporkan terjadi di kamp-kamp tersebut.

Pepohonan di kawasan itu sudah digunduli untuk membangun gubuk-gubuk dan untuk kayu bakar sehingga membuat kawasan perbukitan Cox’s Bazar, tidak stabil.

Pejabat UNHCR Areez Rahman mengatakan sekitar 30 kamp terkena dampak badai.

Seorang wanita berusia 50-an meninggal setelah tertimpa tembok yang runtuh, ujar dia.

Nur Mohammad, seorang Rohingya berusia 40 tahun di kamp utama Kutupalong, mengatakan 12 kerabat menyelamatkan diri ke pondok terpal di perbukitan untuk berlindung.

“Rumah saya sudah penuh sesak. Saya khawatir bagaimana saya akan memberi makan semua orang ini,” kata dia.

Para pejabat mengatakan sekitar 5.000 Rohingya yang mendiami sebidang tanah tak bertuan antara Bangladesh dan Myanmar juga dilanda badai.

“Anak-anak sakit diare dan kami tidak memiliki air minum yang cukup,” kata pemimpin kamp Dil Mohammad.

Dia mengatakan sebagian besar kamp berlutut jauh di dalam air karena pihak berwenang Myanmar telah meletakkan bendungan di sungai terdekat.

Komisaris pengungsi Bangladesh Mohammad Abul Kalam mengatakan pada hari Minggu persiapan darurat sedang dilakukan.

Badai muson menewaskan 170 orang di kamp pengungsi pada 2017.

Tahun lalu badan pengungsi PBB memindahkan 30.000 Rohingya keluar dari daerah-daerah yang dianggap berisiko tinggi tanah longsor dan banjir.