Warga Halmahera Terdampak Gempa Tinggal di Pengungsian

Ilustrasi Pengungsi gempa Halmahera/ Abdul Fatah Antara

HALMAHERA – Ratusan warga terdampak gempa 7,2 SR mengungsi di titik yang disediakan Pemkab Halmahera Selatan, setelah puluhan rumah dilaporkan rusak.

Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba sebelumnya menyatakan lima desa di kabupaten itu terdampak gempa bumi 7,2 Skala Richter di mana 20 rumah warga rusak dan seorang warga Gane Luar bernama Aisyah meninggal akibat tertimpa bangunan.

“Saya telah menginstruksikan seluruh kepala wilayah kecamatan di Gane Barat dan Gane Timur dan aparatur pemerintah desa untuk memantau suasana pascagempa,” kata dia dari Labuha, seperti dilansir Antara.

Ditambahkannya, warga yang terdampak gempa, terutama di Gane Barat dan Gane Luar, telah mengungsi ke berbagai daerah yang lokasinya berada di ketinggian

Pihaknya telah menyiapkan lokasi pengungsian, di antaranya di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Kantor Inspektorat, Kantor PKS, Kodim 1509/Labuha, Kantor DPRD, dan areal Masjid Raya Al-Khairaat.

“Kami akan turun untuk memantau seluruh kondisi yang terdampak gempa 7,2 SR, bahkan pada malam ini, personel TNI telah diterjunkan ke lokasi terdampak gempa,” katanya.