Asi Bentuk Emosional Bayi

ilustrasi Ibu Menyusui

JAKARTA (KBK) – Ada beberapa cara tepat untuk membentuk anak yang memiliki hubungan emosional kuat dengan orang tua, salah satunya dengan asi. Founder Sentra Laktasi Indonesia (Selasi) dr Utami Roesli dalam seminar Pekan Hari Asi Sedunia mengatakan, cara tersebut dapat dimulai sejak anak lahir ke dunia.

Di sisi lain dibutuhkan juga peran kakek dan nenek untuk mengajak ibu untuk berkelanjutan memberi asi untuk anak. Sejak 5-10 menit anak lahir, secara naluri anak akan mencari sumber asi. Sebagai orang tua, baiknya meletakan sang buah hati sambil tengkurap di dada agar si bayi dapat mendapatkan asi.

“Caranya tengkurapkan bayi di dada ibu, sehingga kulit bayi menyentuh dengan kulit orang tua untuk membangun rasa nyaman secara emosional. Rasa nyaman juga dapat memicu produksi asi yang baik,” ungkap Utami dalam seminar tersebut (29/8).

Manfaat launnya dada ibu juga bisa menghangatkan tubuh bayi yang kedinginan, begitu juga sebaliknya. Suhunya dalam dada ibu bisa meningkat dan menurun hingga 2 derajat.

Asi yang diberikan dengan berkelanjutan kata Utami akam berdampak signifikan terhadap perkembangan emosional anak ke orang tua. Utami mengatakan memberikan asi yang intensif juga mampu mencegah semua bentuk gangguan gizi.

“Anak adalah amanah Allah dan akan diminta tanggung jawabnya kelak,” jelas Utami.