PBB: Serangan Udara AS di Laboratorium Taliban Tewaskan Pulhan Warga Sipil

381 views
Serangan udara AS di Laboratorium Taliban tewaskan puluhan warga sipil pada Mei lalu/ AP

AFGHANISTAN – Sebuah laporan PBB mengatakan serangan udara AS terhadap laboratorium obat-obatan Taliban di Afghanistan menewaskan atau melukai puluhan warga sipil pada bulan Mei.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) melakukan penyelidikan empat bulan terhadap serangan udara 5 Mei yang menghantam lebih dari 60 lokasi yang diidentifikasi pasukan AS dan Afghanistan sebagai fasilitas produksi obat-obatan di provinsi barat Farah dan Nimroz.

UNAMA dan kantor hak asasi manusia PBB mengatakan dalam laporan bersama yang dirilis pada hari Rabu (9/10/2019) bahwa setidaknya ada 30 kematian di antara 39 korban sipil.

Jumlah itu termasuk 14 anak-anak dan lima wanita yang terbunuh atau terluka dalam serangan udara, yang menurut PBB melanggar hukum humaniter internasional karena para korban adalah non-kombatan.

“UNAMA telah menilai bahwa personel yang bekerja di dalam fasilitas produksi obat tidak melakukan fungsi tempur. Karena itu mereka berhak atas perlindungan dari serangan, dan hanya bisa kehilangan perlindungan ini jika, dan untuk saat itu, karena mereka telah berpartisipasi langsung dalam permusuhan , “kata laporan itu, dikutip Al Jazeera.

Namun pasukan AS-Afghanistan (USFOR-A) mengeluarkan pernyataan, menolak laporan PBB dan mengklaim tidak ada korban.

“USFOR-A berperang di lingkungan yang kompleks melawan mereka yang dengan sengaja membunuh dan bersembunyi di belakang warga sipil, serta menggunakan klaim tidak jujur ​​mengenai korban non-kombatan sebagai senjata propaganda,” kata pernyataan USFOR-A.

“USFOR-A mengambil tindakan luar biasa untuk menghindari kematian atau cedera non-kombatan.”

Sejak akhir 2017, pasukan AS telah menyerang situs-situs yang diyakini digunakan untuk memproses narkoba sebagai bagian dari upaya untuk memotong dana kepada kelompok Taliban.