Kabut Asap di Jambi Makin Pekat, Warga Mengaku Sakit Mata dan Sesak

Ilustrasi kabut asap di Meulaboh/ BBC Indonesia

JAMBI – Kabut asap yang melanda Kota Jambi semakin pekat pada Rabu (16/10/2019) pagi  dengan nilai konsentrasi parameter partikulat PM 10 yang menunjukkan kualitas udara jambi pada pagi ini tidak sehat.

Hasil pantuan dari beberapa ruas jalan utama dan protokol yang ada di Kota Jambi, terlihat hampir seluruh kendaraan yang melintas, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat dan lainnya terlihat mengidupkan lampu kendaraanya karena jarak pandang hanya mencapai 500 meter hingga 800 meter.

Muhammad Khairul (24 tahun), warga Kota Jambi, mengatakan kabut asap pada pagi hari ini kian pekat dibanding sehari sebelumnya dan akibat kabut asap pada ini mengakibatkan mata menjadi perih dan sedikit kesulitan untuk bernafas.

“Kami berharap pemerintah daerah maupun pusat menyediakan tempat atau rumah singgah untuk masyarakat yang terkena dampak kabut asap,” katanya, dilansir Antara.

Sementara itu Pemerintah Kota Jambi sejak Senin (14/10) telah mengeluarkan imbauan kepada sekolah, mulai dari Paud dan TK diliburkan sampai Jumat (18/10), sedangkan pelajar SD dan SMP masuk sekolah pukul 08.30 WIB dan pulang seperti biasa dengan mengurangi aktivitas di luar kelas atau ruangan dan menganjurkan pelajar untuk menggunakan masker.