Aula, Anak Pedagang Sayur di Aceh Dapat Beasiswa Kuliah di Amerika

184 views

Keterbatasan ekonomi di keluarga tidak pernah membuat Aula berkecil hati dan patah semangat. Alhasil, segudang prestasi di dunia akademik selalu diraihnya. Mulai dari juara pidato, cerdas cermat, olimpiade fisika dan matematika, public speaking, hingga MTQ (Majelis Tilawatil Qur’an).

Tahun 2010 saat duduk di bangku SMA, Aula meraih sederetan penghargaan di ajang Festival Film Anak Aceh yang diselenggarakan oleh dinas sosial dan didukung oleh UNICEF Indonesia, atas hasil karya filmnya yang berjudul “Masihkah Punya Harapan?”

Film pendek berdurasi sekitar 15 menit yang ia garap hanya dalam satu bulan ini bercerita tentang seorang anak yang berasal dari keluarga kaya namun tidak diizinkan untuk bersekolah. Anak ini lalu kabur dari rumah, rela mengemis dan menyemir sepatu demi bisa mengenyam pendidikan. Film ini memang terinspirasi dengan kehidupannya sendiri, namun dengan sedikit ‘plot twist’ atau perubahan cerita di dalamnya.

Ketika beranjak waktunya kuliah, Aula lalu memutuskan untuk mengikuti SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) biasa dan memilih universitas Syiah Kuala dengan jurusan pendidikan fisika, sesuai dengan keinginannya. Ia pun berhasil masuk.

“Di semester satu-lah baru dapat beasiswa Bidikmisi dan Alhamdulillah sampai dengan tamat dengan beasiswa dari Bidikmisi itu,” paparnya.

Mak pun ikut gembira mendengarnya, apalagi melalui beasiswa S1 tersebut, Aula bisa membantu keuangan keluarga.

Kini, Aula pun sudah akan melanjutkan kembali pendidikannya di negeri orang dengan beasiswa yang diraih berkat ketekunan dan tekadnya yang kuat.