Dompet Dhuafa dan Kab Magetan Kembangkan Kawasan Edu Farm

JAKARTA (KBK) – Hari ini Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan sepakat membangun relasi guna mensejahterakan masyarakat khususnya untuk warga Magetan, Jawa Timur. Inisiator dan Dewan Pembina Dompet Dhuafa Parni Hadi menuturkan kerjasama ini merupakan suatu sejarah baru. Pasalnya selama ini Dompet Dhuafa belum pernah membangun kemitraan strategis dengan pihak pemerintah alias independen.

“Ini sangat monumental karena mewujud dalam sesuatu yang bermanfaat, fenomenal karena akan berkembang, historis karena MoU ini real dan struktural mengingat selama ini DD memberi jarak kepada pemerintah,” ujar Parni di hadapan Bupati Magetan bersama jajaranya di Jakarta (10/12).

Adapun kerjasama meliputi pembangunan kawasan edu farm atau area pemberdayaan seluas 6000 meter persegi di daerah Singolawu dengan konsep Lawu Green Belt Area (Wilayah Sabuk Hijau Lawu). Menurut Parni kerjasama ini merupakan sesuatu yang konkrit dan realistis dengan harapan daerah lain dapat mengkloning program yang telah dilakukan DD dan Kabupaten Magetan.

Bupati Magetan Dr. Drs. H Suparwoto SH, M.Si mengatakan sudah saatnya sesama saudara muslim untuk membawa isu agama untuk memerangi kemiskinan. Dalam 1 tahun 2 bulan Kabupaten Maagtean tercatat mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,2 persen dan bila kerajasama dengan Dompet Dhuafa digalakan, ia optimis angka kemiskinan dapat terus ditekan.

“APBD itu haru dibelanjakan secara cerdas untuk menumbuhkan ekosistem yang baik. Sekarang di Singolawu ada Kampung Susu dan bisa dikembangkan untuk kawasan pemberdayaan dan wisata,” ucap Suparwoto.