Cegah 5 Penyakit Akibat Banjir

107 views

Banjir yang melanda beberapa wilayah di Jabodetabek juga wilayah lain di Indonesia perlu diwaspadai berdampak pada kesehatan manusia. Kondisi genangan air yang bercampur sampah dan sumber air kotor serta sanitasi lingkungan yang tercemar, dapat mengakibatkan kontaminan virus dan bakteri serta parasit dan vektor yang berpotensi meningkatkan transmisi penyakit menular (WHO). Penyebaran penyakit terbagi 2 cara yaitu melalui air yabg tercemar dan vektor pembawa penyakit seperti nyamuk, tikus dan lainnya.

Ada beberap penyakit yang sering terjadi pasca banjir yaitu :

1. Diare, Disentri dan Kholera

Diare terkait dengan ketiadaan sumber air bersih yang memadai dan kontaminasi makanan dan minuman yg tercemar virus dan bakteri penyebab diare seperti e.colli.

Gejala umum :
– Buang Air Besar encer lebih dari 4 kali
– lemas akibat kekurangan cairan
– pada disentri tinja dapat disertai lendir dan darah
– pada kholera tinja cair dan berwarna pucat seperti air cucian beras

Penanganan dan pencegahan :
– Rehidrasi dengan minum oralit setiap habis BAB
– upayakan cuci tangan dengan sabun
– mencari sumber air bersih utk kebutuhan sehari2
– rujuk bila gejala dehidrasi bertambah berat

2. Demam Thyfoid
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri salmonella thyphi yang mengkontaminasi makanan dan minuman dilokasi banjir.

Gejala umum :
– demam tinggi disertai sakit kepala, lemah dan lelah
– nyeri, mual dan keluhan disaluran pencernaan
– pada kondisi lanjut tidak nafsu makan sampai penurunan kesadaran

Penanganan dan pencegahan :
– istirahat dan konsumsi obat sesuai indikasi medis
– pengolahan makan dan minum secara hygienis
– upayakan cuci tangan dengan sabun