Ketegangan AS-Iran Meningkat, Filipina Mulai Evakuasi Ribuan Warganya dari Timur Tengah

Para pemimpin Iran yakin akan mampu mengatasi sanksi eonomi yang dikenakan AS karena tidak didukung Eropa dan beberapa negara lain minta pengecualian

FILIPINA – Filipina mulai mengevakuasi warganya yang berada di Timur Tengah mulai hari ini,  Kamis (9/1/2020), akibat kondisi yang tidak kondusif karena  meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS.

Evakuasi dilakukan melalui jalur Yordania dan Dubai.  “Jika bandara di Baghdad masih dibuka, kami akan menggunakannya. Pilihan lainnya adalah lewat darat menuju Yordania. Kami akan mengangkut buruh migran ke Dubai, Qatar,” ujar Sekretaris Lingkungan sekaligus utusan khusus Filipina untuk Timur Tengah Roy Cimatu, dilansir Philstar.

Sementara jika bandara di Baghdad ditutup, imbuh Cimatu, tim akan memulangkan mereka lewat jalur darat.

Dia mencatat ada sekitar 4.400 orang Filipina di Irak, 1.592 yang sejauh ini akan dipulangkan.