Viral Penyebaran Virus Korona

153 views
Para penumpang pesawat dari luar negeri terutama China dites thermo scanner (pengukur suhu tubuh) di bandara-bandara akibat meluasnya penyebaran virus korona berasal dari kota Wuhan, China saat ini.

OTORITAS China mengisolasi tiga kota di Provinsi Hubei yakni Wuhan, Huanggang dan Ezhou dengan menghentikan layanan transportasi publik demi mencegah penyebaran virus korona yang mematikan.

Akibatnya, sekitar 18 juta warga di ketiga kota tersebut terpaksa menghabiskan waktu di rumah masing-masing selama liburan tahun baru Imlek, tidak diperkenankan melakukan perjalanan ke luar kota.

Hingga Jumat siang (24/1) tercatat sudah 25 korban terinfeksi virus korona galur (strain) baru (novel corona virus CoV 2019) di China yang meninggal dunia, usia tertua 89 tahun dan termuda 48 tahun, sedangkan yang tertular tercatat sudah 830 orang.

Infeksi virus Korona juga dilaporkan di AS, Jepang, Korea Selatan, Macao, Thailand dan Singapura, sedangkan di Jakarta sempat heboh saat seorang karyawan perusahaan China dilaporkan demam tinggi dan diviralkan, walau setelah dikonfirmasi ia hanya terkena radang tenggorokan.

Sejauh ini belum ditemukan vaksi untuk melawan virus Korona, begitu pula asal muasal penyebarannya, walau menurut pakar Komisi Kesehatan China, Zhong Nanshan, kemungkinan awalnya ditularkan ular, musang atau tikus.

Dugaan terakhir, penularan brasal dari hidangan sup kelelawar yang disantap korban di pusat hasil pangan olahan laut Huanan di kota Wuhan, Prov. Hubei, China.

Sebelumnya, Flu Asia berasal dari Provinsi Guizhou, China pernah menjadi epidemi yang menewaskan 1,1 juta orang di seluruh dunia pada 1957, lalu Flu Hong Kong dengan korban satu juta orang pada 1968, Flu Burung (juga dari Hong Kong) merenggut 282 korban jiwa pada 1997 dan virus sindrom pernafasan akut hebat (Severe Accute Respiratory Syndrome –SARS) di Prov. Guangdong dengan korban 774 orang pada 2003.

Otoritas kesehatan Indonesia merespons cepat kemungkinan penyebaran virus Korona tersebut dengan memasang alat pemindai suhu tubuh (thermo scanner) di sejumlah bandara dan pelabuhan laut serta menyiapkan seratus rumah sakit rujukan layanan pasien dengan gejala terinfeksi virus Korona.