Warga Yogyakarta Diminta Waspada Cuaca Ekstrem hingga 28 Februari

Ilustrasi Hujan dan Angin Kencang/ Foto: Metro-Online.co

YOGYAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengimbau masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat disertai kilat, petir serta angin kencang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga 28 Februari 2020.

“Waspada terhadap cuaca ekstrem yaitu hujan lebat disertai petir dan angin kencang dengan durasi yang panjang yang berdampak terjadinya longsor, banjir dan banjir bandang,” Kepala Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta Reni Kraningtyas di Yogyakarta, Selasa.

Potensi hujan sedang-lebat tersebut dipicu oleh menguatnya angin baratan yang banyak mengadung uap air serta pola tekanan rendah di selatan Pulau Jawa dan Australia bagian utara yang cukup aktif.

Hal itu juga ditambah dengan adanya badai tropis Ferdinand di Samudera Hindia selatan NTB sehingga menyebabkan pola pertemuan massa udara yang memanjang di Jawa, khususnya di DIY.

“Kondisi tersebut diprakirakan menyebabkan udara hangat lembab serta labil sehingga berpotensi mengakibatkan hujan dengan intensitas sedang-lebat,” kata dia.

Menurut dia, Februari adalah puncak musim hujan di wilayah DIY, sehingga cuaca ekstrem masih akan terjadi sampai dengan bulan Maret 2020.