Jumlah Pasien Positif COVID-19 Naik Tajam, Terbanyak di Surabaya

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa/ Foto: Kanalsatu

SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan jumlah pasien  positif COVID-19 di Jawa Timur melonjak drastis, yakni Minggu (12/4/2020) pukul 17.00 WIB tercatat sebanyak 386 orang dibandingkan sehari sebelumnya yang berjumlah 267 orang.

“Kenaikannya memang signifikan, yaitu 119 pasien, terutama di Surabaya yang naiknya dua kali lipat, dari 97 orang ke 180 orang atau bertambah 83 orang,” ujarnya di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Minggu malam.

Dia mengatakan kedisplinan dan informasi yang komprehensif menjadi titik penting agar pasien COVID-19 di wilayahnya tak semakin tinggi jumlahnya.

Dia mengimbau masyarakat, khususnya di Surabaya, agar tetap tenang dan menjalankan aturan-aturan yang sudah ditetapkan.

“Harus ada evaluasi detail. Semua pihak sudah menganjurkan masyarakat tetap tinggal di rumah, menggunakan masker, menerapkan physical distancing, berjemur di matahari pagi dan membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” ucapnya, dilansir Antara.

Sementara itu, warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 1.394 orang atau berkurang dari data sehari sebelumnya 1.383 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 14.092 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya sejumlah 13.658 orang.

Terkait status daerah terjangkit atau “zona merah”, totalnya tetap 32 kabupaten/kota atau hanya menyisakan enam daerah yang di wilayah setempat tak ada kasus positif COVID-19.