Penjajah Israel Halangi Tim Medis Palestina Rawat Warga Palestina di Al Quds yang Terkena Corona

Ilustrasi : Tentara Israel hadang warga Palestina. Foto: Ist

ALQUDS – Penjajah Israel menghalangi kemenkes Palestina untuk mendapatkan akses ke Al Quds untuk merawat warga Palestina yang terkena Corona.

Informasi tersebut disampaikan Menkes Palestina Mey Kaila menjelaskan dalam brifing pers kemarin, Rabu (15/4/2020), seputar perkembangan wabah corona di wilayah Palestina.

Mey mengatakan untuk wilayah Al Quds yang dijajah Israel data menyebutkan sekitar 78 warga Palestina terinfeksi corona dis ana.

Data tersebut tidak termasuk 3 kasus positif baru corona, Rabu (15/4) sehingga jumlah keseluruhan di Palestina yang tercatat terkena Corona bertambah menjadi 291 kasus.

Dikatakan Mey, satu kasus positif baru tercatat di kota Na’lain (Ramallah Barat), Tepi Barat pusat, dan 2 kasus di kota Daura, Hebron selatan, yang menimpa dua orang perawat yang bekerja di RS Matla, Al-Quds.

Menurut Kayla, 66 % dari kasus positif corona menimpa kalangan pria, dan 34 % wanita.

Sementara 40 % pasien terinfeksi di Al-Quds terjajah, ditambah 78 kasus lainnya, sementara 20% di Ramallah, 18% di Betlehem, dan 4,5% di Gaza, dan sisanya di sejumlah provinsi lainnya.

Terkait umur pasien positif corona, menteri menyebutkan, 7% di bawah 9 tahun, 62 % antara umur 10 – 50 tahun, dan sisanya di atas 50 tahun.

Dikutip dari Pusat Info Palestina, sebanyak 76 % positif corona menimpa para pekerja di wilayah Palestina jajahan 48 dan yang berinteraksi dengan mereka, 10 % para musafir dan sekitarnya, serta 13 % mereka yang berinteraksi dengan turis Yunani di Betlehem, 1 eks tawanan dari penjara Israel, dan 4 tenaga medis.