Bersama Lawan Corona, Bank Pangan Salurkan Paket Sembako ke 19 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah

SEMARANG – Bersama lawan corona, DD Jateng (Dompet Dhuafa Jawa Tengah) dan PBMT (Perhimpunan Baitul Maal wa Tamwil) Jateng telah salurkan 5759 paket sembako yang tersebar di 19 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Satria Nova, Pimpinan Cabang DD Jateng kepada Redaksi, Rabu (22/4/2020), melalui saluran percakapan daring.

Dikatakan Satria, paket sembako ini ditujukan kepada masyarakat dhuafa dan rentan terdampak covid-19 dan untuk memenuhi kebutuhan pangan hariannya.

“Aksi berbagi paket sembako ini bertajuk program Bank Pangan, yaitu program pembagian paket sembako kepada masyarakat terdampak covid-19 yang terpengaruh langsung dalam hal perekonomiannya,” terang Satria Nova.

Di tengah wabah corona ini, lanjutnya, ekonomi kelompok rentan menjadi lesu sehingga terasa berat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya.

“Kelompok rentan yang masuk dalam penerima manfaat paket sembako ini adalah mereka yang mengandalkan upah harian dan termasuk dalam perekonomian kelas menengah ke bawah,” imbuhnya.

Di tengah terik mentari siang hari, tim relawan Dompet Dhuafa tetap semangat berjalan menelusuri pinggir jalan dan perkampungan untuk membagikan paket sembako ke kelompok rentan. Aksi bagi sembako sudah berjalan dari awal bulan April hingga menjelang Ramadhan ini dan akan terus dilakukan untuk semakin banyak menjangkau penerima manfaat lain yang juga membutuhkan.

”Alhamdulillah, sinergi DD Jateng dengan PBMT wilayah Jateng hingga hari ini (Rabu, 22/04) sudah menyalurkan 5759 dari target 10.000 paket sembako selama Bulan April. Kami sangat terbuka kepada seluruh mitra dan donatur yang ingin turut serta bergabung bersinergi untuk menyemarakkan pembagian paket sembako ini untuk membantu meringankan masyarakat rentan terdampak covid-19. Bulan Mei nanti saat Ramadhan, kami targetkan membagi kembali 10.000 paket sembako sebagai bentuk dukungan kepada masyarakat rentan dalam memenuhi kebutuhan pangan di bulan Ramadhan,” pungkasnya.