ANGGADA NGGRANGSANG

369 views
Anoman mau angkat gunung Maenaka tidak kuat, sehingga minta bantuan Jaya Anggada.

BAGI kalangan LSM yang biasa diplesetkan jadi Lembaga Suara Miring, Brigjen Jaya Anggada ini sudah merupakan tokoh gagal. Dulu ditugaskan ke Ngalengka untuk membujuk Prabu Dasamuka, agar melepaskan Dewi Sinta, eh….malah mabuk-mabukan di sana. Dan sepulangnya ke Pancawati malah mengamuk mau bunuh Prabu Rawa dan Patih Sugriwa, karena dianggap sekongkol atas matinya Resi Subali sang ayah.

Pernah juga Anggada ini diplekotho (dikerjain) tokoh lembaga survey, untuk baca puisi berjudul “Semua milik sono” yang isinya menyerang Prabu Rama. Tanpa ditelaah dulu, langsung saja dibaca bla-bla-bla……. Rakyat Pancawati pro Prabu Rama heboh, Istana juga geger, tapi Brigjen Anggada tak dicopot Prabu Rama sebagai Wamenhan. Padahal banyak yang menyarankan, Anggada dicopot dan didubeskan di negara Afrika, misalnya Zimbabwe, biar makan bakso seharga Rp 600 juta semangkok.

“Apa itu? Prabu Rama terlihat sekali diskriminatif. Dia masih takut pada Patih Sugriwa, paman Anggada…,” ujar Jaya Nggenduki, direktur Pancawati Coruption Watch pada tayangan  stasiun TV swasta.

“Jelas dong. Soalnya jika Sugriwa mundur dari kabinet, program seratus minggu pembebasan Dewi Sinta, bisa berantakan. Dia kan menterinya menteri, ahlinya ahli…” tambah pengamat politik Ripta Lesmana. Dia memang masih famili jauh Raden Laksmana.

Entah dari mana sumbernya, semua koran, TV dan media online memuat twitter eks Sekmen (Sekretaris Mentri) Jaid Dudi yang isinye memojokkan Brigjen Jaya Anggada. Dikatakannya, Wamenhan Pancawati itu telah menerima transveran Rp 150 M dari Prabu Dasamuka, dengan kompensasi dia harus menggerogoti kekuasaan Prabu Rama dari dalam. “Heran gue, Wamenhan kok yang dipikirkan uang melulu….” Bunyi cuitan  Jaid Dudi bikin merah telinga Brigjen Jaya Anggada.

Publik pun terbius dengan cuitan tersebut. Layak sekarang Jaya Anggada beli rumah di Pondok Indah, rambutnya dicat ungu macam dr. Tirta. Mobil pribadinya juga lebih bagus dari jatah anggota kabinet. Dan kabarnya, sekarang dia juga terlibat affair dengan artis seks online Panisa Janggel. Gara-gara ini, Prabu Rama perlu memanggil Patih Sugriwa, Menhan Anoman, dan Gunawan Wibisono. Ini sangat sensitip soalnya.