Indonesia Diminta Terima Pengungsi Rohingya yang Terombang-ambing di Lautan Meski Corona Sedang Mewabah

Ilustrasi

JAKARTA – Amnesty Internasional mengatakan sekitar 500 pengungsi Rohingya diperkirakan terombang-ambing di lautan setelah kapal yang membawa mereka terlihat masuk ke perairan Indonesia.

Saad Hamadi perwakilan dari Amnesty mengatakan pemerintah harus  menerima mereka untuk berlabuh, meski ada ketakutan di tengah wabah Covid-19.

Dia mencatat dalam beberapa minggu terakhir, ada 700 pengungsi sudah diperbolehkan berlabuh di Bangladesh, dan 200 di Malaysia. Di samping itu, ada yang mendekati perairan Indonesia.

“Ada setidaknya dua perahu lagi yang mendekati perairan Indonesia, dan mungkin lebih banyak kapal lagi yang sedang membawa Rohingya,” ujarnya, dilansir VOAIndonesia.

Amnesty mencatat, sekitar satu juta warga Rohingya kabur dari persekusi di Myanmar dan kini hidup di pengungsian padat penghuni di Bangladesh. Banyak di antara mereka yang itu mencoba menyeberang ke Thailand, Malaysia, atau Indonesia.

Pada 2015, ratusan pengungsi Rohingya diselamatkan oleh nelayan di Aceh dan berlabuh di Indonesia, setelah terombang-ambing dan ditolak masuk beberapa negara.

Sayangnya, ujar Saad, situasi Covid-19 membuat banyak negara menutup perbatasan mereka dari pengungsi Rohingya.