Angin Kencang dengan Kecepatan 72,2 Kilometer Per Jam Hantam Kota Palembang

11.954 views
ilustrasi/Ist

PALEMBANG – Angin kencang berkecepatan 38 knots atau 72,2 kilometer per jam melanda Kota Palembang dan merobohkan puluhan pohon, juga menerbangkan atap rumah warga.

Hujan disertai angin kencang mulai mengguyur Kota Palembang, Jumat sekitar pukul 13.00 WIB, selama satu jam pertama dilaporkan belasan pohon di dua sisi jalan protokol maupun arteri tumbang dan menghalangi laju kendaraan.

“Curah hujan pukul 14.30 WIB tercatat sebesar 40 mm di Kota Palembang, kondisi hujan ini masuk dalam kategori hujan sangat lebat (>20 mm per jam),” kata Kepala Unit Analisis dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Sinta Andayani.

Beberapa titik robohnya pohon berdiameter sedang hingga besar terjadi di Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Diponegoro, Jalan Sokarno Hatta, Kawasan 26 ilir dan Jalan POM IX.

Selain itu angin turut merobohkan papan reklame di Jalan Radial, Jalan Merdeka, Jalan Jendral Sudirman Simpang Sekip dan merusak atap rumah warga di kawasan Tangga Takat.

Sinta menjelaskan bahwa hujan sangat lebat disebabkan pengaruh tidak langsung dari pusat tekanan rendah dari siklon tropis mangga dan tumbuhnya tekanan udara rendah di Samudera Hindia arah Selatan Pulau Jawa.

“Kondisi ini berpengaruh menarik aliran massa udara dari Sumatera bagian utara masuk ke wilayah Sumsel,” tambahnya, dilansir Antara.

Namun ketika massa udara tersebut sampai di wilayah Sumsel terjadi perlambatan gerak akibat belokan angin, sehingga massa udara bertumpuk dan mengakibatkan hujan lebat, angin kencang serta guntur di seluruh wilayah Kota Palembang.

BMKG juga memprediksi kondisi cuaca buruk masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan di wilayah Sumatera Selatan, sebab wilayah berpenduduk delapan juta jiwa itu tengah memasuki masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau.