Netanyahu Akan Calplok Tepi Barat 30 Persen dari Palestina

TEPI BARAT – Meskipun dunia tidak akan mengakuinya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap mengumumkan bahwa pemerintahnya akan mencaplok 30 persen wilayah pendudukan Tepi Barat.

“Menurut “kesepakatan abad ini”, Palestina dan Israel tidak akan diizinkan untuk membangun struktur di atas 50 persen sisanya di mana Israel tidak akan memaksakan kedaulatannya,” katanya.

Berbicara kepada surat kabar Israel Makor Rishon, baru-baru ini, Netanyahu mengungkapkan bahwa kedaulatan Israel akan diterapkan pada 30 persen dari Tepi Barat yang diduduki, yang setara dengan 50 persen Area C.

Area C, menurut Kesepakatan Oslo, mewakili 60 persen dari Tepi Barat yang diduduki dan berada di bawah kendali administratif dan keamanan penuh Israel.

Dilansir Suara Palestina, Netanyahu juga mengungkapkan peta daerah yang dicaplok belum difinalisasi. Ia juga bertekat akan membawa masalah ini ke pemungutan suara di Knesset, seperti yang ditunjukkan oleh persetujuan pemerintah koalisi dengan pemimpin Partai Biru dan Putih.