Polisi Bukan Karung Tinju Masyarakat

Seorang Polisi jadi sasaran marah masyarakat ketika bertugas. Foto: DailyMail

LONDON – Maraknya demo Black Lives Matter (BLM) atau “Nyawa Kulit Hitam Berarti”, sejak kematian George Floyd di Minneapolis Rabu (27/5/2020), telah menghadapkan polisi dengan pendemo di Amerika dan Eropa. Polisi termasuk menjadi sasaran kemarahan masyarakat karena sering dinilai bertindak rasis kepada warga kulit hitam.

Meskipun kenyataannya tidak semua Polisi bersikap rasis, di beberapa tempat Polisi juga turut bersama masyarakat untuk menyuarakan BLM. Namun apa yang terjadi belakangan ini, banyak yang mengkhawatirkan para petinggi kepolisian. Mereka mengingatkan, banyak petugas Polisi yang menghadapi bahaya di lapangan.

Sekretaris Negara untuk Departemen Dalam Negeri Inggris Priti Patel dalam cuitannya di Twitter menyatakan sebagai serangan ‘memuakkan, mengejutkan, dan memalukan’. Ia menyatakan itu setelah melihat video serangan terhadap Perwira Polisi di London Timur, Selasa (9/6/2020).

Dalam video itu terlihat dua petugas Polisi menanggapi serangan di Hackney, ketika salah satu dari mereka bergulat di tanah dengan seorang tersangka sementara banyak orang kerumunan berdiri dan menyaksikan. Seorang pria mendekati pergumulan itu dengan memegang tongkat baseball, sementara seorang pejalan kaki lainnya menari dan mengambil selfie ketika petugas dan tersangka bergulat di tanah.

Komandan Polisi Borough Hackney, Marcus Bennett mengatakan, “Ini benar-benar tercela & masyarakat tidak boleh berperilaku seperti itu – kami di sini untuk melindungi Anda!”

Walikota London Sadiq Khan juga mengutuk ‘serangan tercela itu,’

Sementara itu Ketua Federasi Kepolisian Ken Marsh mengatakan: “Kami bukan karung tinju masyarakat. Kami memiliki keluarga yang ingin juga kami pulang di akhir setiap shift kerja kami. Tapi bahaya sangat jelas di depan kami dan tampaknya semakin meningkat. ”

Seperti dilaporkan DailyMail, kedua petugas yang dikeroyok massa itu menderita luka ringan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit. Serangan itu terjadi hanya beberapa hari setelah lusinan petugas Polisi juga luka-luka berhadapan dengan pendemo Black Lives Matter di London.