Pasar Meteseh Semarang Ditutup setelah Adanya Pedagang Positif Corona

Ilustrasi Petugas Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur, melakukan rapid test dan swab terhadap 66 pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jumat (29/5/2020)/ Antara

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali melakukan penutupan pasar tradisional,  yakni Pasar Meteseh di Kecamatan Tembalang.

Penutupan sementara dilakukan selama 3 hari, berlaku mulai hari ini, Senin (15/6/2020) hingga Rabu (17/6/2020), setelah ditemukan adanya pedagang yang diduga terpapar virus Corona jenis baru, COVID-19.

Pasar Meteseh menjadi pasar ke 8 yang terpaksa harus ditutup sementaranya dampak dari kasus COVID-19. Sebelumnya, Pemkot Semarang dalam hal ini Dinas Perdagangan Kota Semarang sempat menutup tujuh pasar di antaranya Pasar Kobong, Karimata, Rasamala, Prembaen, Karangayu, Mangkang, dan Wonodri dan satu toko swalayan.

“Dari gugus tugas menginformasikan dari hasil swab kemarin ada yang terpapar COVID-19. Sehingga, portapnya sama yakni kami tutup. Mudah-mudahan ini pasar terakhir yang ditutup sementara,” harap Fravarta, dikutip Sindonews.

Pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menjaga kedisiplinan dan menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas di pasar.