WFP: Pandemi Corona Perburuk Situasi Pengungsi Suriah

194 views
Ilustrasi

JENEWA  –  Program Pangan Dunia atau WFP  mengatakan pandemi virus Covid-19 makin memperburuk keadaan di Suriah yang dilanda peperangan selama bertahun-tahun, dan  menyebabkan ratusan ribu pengungsi sangat membutuhkan bantuan.

“Sebagian besar dari mereka melarikan diri ke negara tetangga Turki, Lebanon, Yordania, Irak dan Mesir dan lima negara ini saja sudah menampung lebih dari 5,5 juta warga Suriah, kelompok pengungsi terbesar di dunia,” kata Elisabeth Byrs, juru bicara  WFP pada konferensi PBB di Jenewa.

Dia mengatakan dampak anjloknya ekonomi negara itu saat ini juga menambah beban para pengungsi yang juga berhadapan dengan risiko penularan virus korona.

Jumlah pengungsi rentan yang tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk bertahan hidup di pengungsian telah meningkat secara dramatis akibat darurat kesehatan masyarakat.

Byrs mengatakan bahwa hilangnya pendapatan telah mempersulit keluarga-keluarga pengungsi dan banyak yang tidak mampu membayar sewa dan dipaksa untuk mengambil utang tambahan, mengurangi makanan dan obat-obatan.

WFP mengatakan, seperti dilansir Anadolu,  pihaknya memberikan bantuan kepada 1,8 juta pengungsi dan komunitas yang menampung mereka, 1,2 juta di antaranya adalah pengungsi Suriah.

Bantuan WFP sebagian besar melalui transfer tunai, dan kartu e-food atau voucher, yang merupakan program voucher makanan kemanusiaan paling luas di dunia.

WFP mengatakan bahwa para pengungsi sangat rentan terhadap virus korona dan penyakit lain karena mobilitas geografis yang tinggi.

Selain itu mereka juga mengalami ketidakstabilan, hidup dalam kondisi yang terlalu penuh, kebersihan dan sanitasi yang tidak memadai, dan kurangnya akses pelayanan kesehatan.