Dubes Palestina di Indonesia Ungkap Suburnya Wilayah yang Akan Dianeksasi Israel

6.180 views
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair al-Shun/ IST

JAKARTA – Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair al-Shun  meminta organisasi internasional dan Indonesia untuk menjadi penengah konflik dengan Israel, menjelang aneksasi wilayah Tepi Barat Palestina.

Dia mengatakan Amerika Serikat telah gagal menjadi mediator dalam konflik antara negaranya dengan Israel, karenanya Zuhair berharap organisasi internasional, negara-negara Islam, termasuk Indonesia untuk menjadi mediator konflik Palestina dan Israel.

“Ada perbedaan yang terlihat di antara dua pemerintah Amerika saat ini. Kita lihat di pemerintahan Obama terlihat sekali keinginan untuk bisa menciptakan atau membuat aura damai. Tapi di Trump mulai kebijakan pemindahan ibu kota dan aneksasi,” tutur Zuhair al-Shun dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Zuhair menambahkan wilayah tepi barat yang akan dianeksasi Israel merupakan wilayah yang subur dan airnya dapat dikonsumsi langsung sehingga akan mendukung kegiatan pariwisata di sana.

Dia juga menuding Israel hendak menguasai wilayahnya yang mengandung mineral tinggi dan bahan kosmetik untuk dipasok ke pasar Eropa, serta kurma dari Kota Jericho.

“Israel menginginkan satu tempat al-Huwar yang bersebelahan dengan Laut Mati yang airnya mengandung mineral tinggi dan memiliki komponen untuk kecantikan untuk menyuplai pasar Eropa. Ini adalah agenda di belakang aneksasi,” tambah Zuhair, dilansir VOA Indonesia.

Ia mengimbau negara-negara lain untuk memboikot produk-produk Israel dan menghentikan visa bagi orang Israel. Menurut Zuhair, hal tersebut dimaksudkan untuk memberikan dukungan kepada warga Palestina yang hak asasi mereka dilanggar Israel.