Pengungsi Rohingya Ungkap Bergantung pada Air Hujan saat Berada di Lautan

ACEH – Pengungsi Rohingya yang telah dievakuasi ke daratan Pantai Lancok, Kecamatan Syamtadira Bayu, Aceh Utara, Kamis (24/6/2020) menceritakan kisah pedih mereka untuk bertahan hidup.

Rashid Ahmad (50) mengatakan, selama  di lautan kondisi mereka sangat memprihatinkan, dan  diantara mereka ada yang meninggal dunia sehingga jenazahnya terpaksa dilarung ke laut.

Sementara Ziabur Rahman Bin Safirullah mengungkapkan mereka bertahan hidup dengan mengandalkan sedikit beras dan kacang-kacangan, bahkan untuk minum mereka bergantung pada air hujan.

“Terkadang kami memeras pakaian basah dan meminum tetesan airnya,” kata Ziabur Rahman.

Korima Bibi (20) juga mengaku, sebagaiamana dilansir iNews, mengaku harus menahan kehausan, dan terpaksa menahan dehidrasi. “Kami tidak mendapatkan cukup makanan atau air, tetapi kami selamat,” ujar Korima.

Diberitakan sebelumnya, warga Aceh Utara mengevakuasi 94 pengungsi Rohingya ke daratan Pantai Lancok.

Saat dievakuasi jumlah etnis Rohingya yang terdampar terhitung berjumlah 94 orang, namun setelah diverifikasi data ulang, ternyata mereka berjumlah 99 orang.