Baru Buka, Bengkel Pro Matic Dompet Dhuafa Sudah Diserbu Pelanggan

358 views
DISERBU - Baru saja buka Bengkel Pro Matic Dompet Dhuafa Cilangkap sudah diserbu pelanggan. Sabtu (4/7/2020), Pukul 8.00 WIB. Foto : Maifil Eka Putra/KBK

CILANGKAP – Sekitar Pukul 7.58 Wib saya menghubungi nomor gawai Mas Danu pengelola bengkel Pro Matic Dompet Dhuafa yang buka di kawasan Cilangkap – Jakarta Timur. Saya bermaksud mendaftar untuk service motor pagi ini, Sabtu (4/7/2020).

Usai menelpon, saya langsung nyalakan mesin dan berangkat menuju bengkel tersebut. Dari tempat saya berdomisili di Ciracas, bengkel itu hanya sekitar 10 menit saja. Alangkah kagetnya saya sesampai di depan bengkel tersebut, puluhan motor matic sudah terpakir di depan bengkel itu. Padahal bengkel ini baru saja dibuka.

Petugas bengkel sudah sibuk menerima pendaftaran motor-motor yang hendak diservice. Pemilik motor ngatere memesan jenis layanan yang dia butuhkan hari ini. Ada yang ganti oli, bongkar CVT, ganti kanvas rem dan lain-lainnya sesuai dengan keragaman keluhan motor masing-masing.

Iseng-iseng saya foto kondisi bengkel ini, saya kabarkan ke Zainal Abidin, Direktur Utama PT Mandiri Insan Berdaya, yang mengelola bengkel ini. Ia balas foto itu dengan ucapan, alhamdulillah.

Bang Jay, demikian ia akrab disapa memang sangat bersyukur dengan kondisi bisnis dua bengkel motor khusus matic yang didirikan perusahaan ini. Selain di Cilangkap, Jakarta Timur bengkel Pro Matic juga ada di Sumir, Bekasi.

Kedua bengkel ini merupakan bisnis sosialnya Dompet Dhuafa, berbentuk PT dengan saham dari Dompet Dhuafa yang dikeluarkan dari dana non zakat dan wakaf, melainkan dana tak terikat yang dimaksudkan untuk mencari laba, yang kemudian keuntungan dikembalikan untuk pemberdayaan dhuafa yang dikelola Dompet Dhuafa.

Ketika didirikan tahun 2018, kata Bang Jay, untuk mendirikan dua bengkel ini hanya diberikan dana sekitar Rp350 juta. “Boleh dibilang dana segitu hanya bisa pas-pasan untuk mendirikan 1 bengkel dan stok beberapa suku cadang saja,” jelas Bang Jay.

Namun dengan jiwa entrepreneur yang sudah tertanam sejak muda, Bang Jay dan teman-teman di PT Mandiri Insan Berdaya itu memutar akal, agar bisnis bengkel itu bisa berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, tidak lama setelah bengkel di Cilangkap berjalan, kami membuka lagi di Sumir Bekasi, ” terang Bang Jay.

Kini kedua benggkel itu menjadi idola para pemiliki motor matic. Karena dikhususkan pada motor matic agaknya ini yang menjadi daya tarik. Orang menjadi percaya dan yakin karena bengkel ini spesialisasinya di mesin matic.

“Penghasilan dari kedua bengkel ini sudah bisa mandiri; bayar sewa toko dan bayar gaji 8 karyawan serta stok suku cadang,” imbuhnya.

Berkah lain dari bengkel Pro Matic ini adalah, menjadi tempat praktik dan magang anak-anak dhuafa yang diberikan pelatihan gratis service motor selama 6 bulan ( 3 bulan teori dan 3 bulan praktik) di Institut Kemandirian (IK) Dompet Dhuafa.

“Setiap 3 bulan sekali 2 sampai 4 orang anak-anak siswa pendidikan IK yang berasal dari anak-anak dhuafa putus sekolah se-Indonesia diberikan kesempatan praktik di masing-masing bengkel. Setelah lulus mereka juga bisa magang di bengkel tersebut. Bahkan seluruh karyawan bengkel sekarang adalah lulusan IK jurusan otomotif tersebut,” jelas Bang Jay.

Berkah di 27 tahun Dompet Dhuafa ini, lanjut Bang Jay, rencananya kedua bengkel ini akan dijual sahamnya hingga 70 persen. Dananya akan digunakan untuk membuat 3-4 bengkel lagi. Semakin banyak bengkel yang didirikan Dompet Dhuafa Social Enterprise semakin banyak anak-anak dhuafa alumni IK yang berkerja dan semakin luas pemberdayaan yang bisa dilakukan.

Jika bisnis menguntungkan, semakin banyak manfaat yang diperoleh Dompet Dhuafa secara materil dan non materil tentu semakin banyak pula penerima manfaatnya. “Insya Allah,” pungkas Bang Jay dengan emoji senyum.