Tingkatkan Kompetensi, Tim PPRA Sosialisaikan Penggunaan Obat

146 views

BOGOR – Guna mengendalikan mikroba resistensi di lingkungan rumah sakit, pada Selasa (9/7) segenap perawat, apoteker, dokter umum dan spesialis RST Dompet Dhuafa ikuti pelatihan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA).

Ketua tim PPRA RST dr. Bambang Agustian,Sp.PD menuturkan pengendalian resistensi antimikroba merupakan aktivitas yang ditunjukan untuk mencegah atau menurunkan adanya kejadian mikroba resistensi.

Menurut Bambang hal ini menjadi penting karena resistensi terhadap antimikroba telah menjadi masalah kesehatan yang mendunia dengan dampak kerugian yang dapat menurunkan mutu dan meningkatkan resiko biaya dan keselamatan pasien.

“Yang dimaksud resistensi antimikroba adalah ketidakmampuan antimikroba membunuh atau menghambat pertumbuhan mikrobase hingga penggunaannya sebagai terapi infeksi menjadi tidak efektif lagi,” ujar Bambang dalam paparannya.

Manager Penunjang Medis RST dr.Jumpa Utama mengatakan sosialisasi PPRA ini sejalan dengan program dari Kementerian Kesehatan dimana RST turut berupaya mengendalikan resistensi antimikroba.

“Ini merupakan bagian dalam program resmi Kemenkes dan alhamdulilah kita telah menjalankannya,” ucap Jumpa.