41 Pedagang di Pasar Cempaka Putih Positif Covid-19, Pasar Ditutup Sementara

Ilustrasi Petugas Puskesmas Duren Sawit, Jakarta Timur, melakukan rapid test dan swab terhadap 66 pedagang di Pasar Perumnas Klender, Jumat (29/5/2020)/ Antara

JAKARTA – Sebanyak 41 pedagang Pasar Cempaka Putih, Jakarta Pusat positif terpapar COVID-19 usai dilakukan tes usap massal dari Puskesmas setempat, sehingga pasar ditutup tutup selama tiga hari.

Kepala Pasar Cempaka Putih Eko Purwanto mengatakan penutupan dimulai hari ini untuk mengantisipasi dan dilakukan sterilisasi.

Terpisah, Kepala Puskesmas Cempaka Putih Dicky Alsadik membenarkan penutupan itu dan pihak terkait segera melakukan penyemprotan disinfektan.

Dicky mengatakan pemeriksaan tes usap massal di Pasar Cempaka Putih dilakukan pada Rabu (8/7) dan hasilnya didapatkan 41 dari sekitar 90 pedagang ditemukan positif COVID-19.

Lebih lanjut, katanya, kasus itu juga ditemukan mulai dari orang bergejala dan orang tanpa gejala (OTG).

“Itu mereka ada yang OTG, lalu ada yang bergejala tapi dianggap biasa saja mereka merasa itu bukan gejala. Tinggalnya ada yang di wilayah Cempaka Putih dan luar Cempaka Putih. Tentu kita koordinasi dengan Puskesmas wilayah domisilinya. Ada yang beberapa ke Wisma Atlet dan isolasi mandiri,” kata Dicky.

Usai penutupan pasar selesai Puskesmas Cempaka Putih merencanakan untuk melangsungkan tes usap massal kedua agar dapat menjangkau seluruh pedagang pasar.

“Masih ada yang belum ikut tes usap. Setelah pasar kembali beroperasi, kita bicarakan sama pihak pasar apakah bisa dilakukan swab berikutnya,” ujar Dicky, dilansir Antara.