Total Pengungsi Banjir Bandang Luwu Utara Capai 14.483 Orang

Ilustrasi Pengungsi banjir di Pekalongan/ Antara

LUWU UTARA – Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati mengatakan hingga saat ini total ada 14.483 orang pengungsi banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Menurutnya sudah ada 75 titik lokasi pengungsian korban yang menampung 70 hingga 100 orang dari total 14.483 orang pengungsi.

Dia mengatakan 75 titik pengungsian yang dibentuk oleh tim gabungan baik pemerintah pusat daerah setempat serta para relawan yang tersebar di tiga kecamatan di Luwu Utara yakni di Kecamatan Masamba, Baebunta dan Sabbang.

Adapun jumlah personel dan relawan yang terlibat membantu penanganan bencana alam banjir bandang di Luwu Utara berjumlah 1.299 orang.

Sementara itu, Kepala Bidang Mitigasi Gerakan Tanah, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana, Badan Geologi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Agus Budianto pada kesempatan yang sama merekomendasikan tujuh langkah strategis yang harus dilakukan di lapangan.

Ketujuh poin rekomendasi itu di antaranya meminta masyarakat tidak membangun rumah atau berkumpul di sekitar aliran sungai terutama yang berhulu di daerah perbukitan yang rawan longsor. Selain itu, perlu menanam vegetasi berakar dalam dan kuat untuk menahan lereng pada bekas longsor serta untuk menahan erosi dan aliran bahan rombakan.

“Termasuk perlu melakukan penutupan retakan dengan tanah liat dan dipadatkan, hal ini untuk mengantisipasi potensi terjadinya gerakan tanah atau banjir bandang susulan,” kata Agus, dikutip Antara.