DD Farm, Bukan Buntung Melainkan Untung Di Tengah Pandemi Covid-19

130 views

BANTEN – Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan sendi-sendi perekonomian bagi masyarakat, bahkan tidak sedikit masyarakat ekonomi rendah begitu terpukul dengan adanya pandemi Covid-19. Namun disisi lain ada hal yang menarik untuk di kupas, mengenai peternakan dengan sistem terintergrasi baik tersedia lahan pakan hingga pemberdayaan bagi masyarakat sekitar.

Sudah berlangsung setahun lebih yang lalu, program sentra ternak ‘DD Farm’ yang terletak di Kampung Gowok Kepuh, Curug, Kota Serang, menyediakan sapi yang berjumlah 23 ekor maupun doka (domba kambing) unggulan sejumlah 1.000 ekor.

“Program sentra ternak ‘DD Farm’ mempunyai beberapa keunggulan seperti ketersediaan pakan ternak yang cukup dengan bersumber olahan silase jagung yang berkualitas tanpa campuran kimia, serta dengan metode alami mulai penyacahan tanaman jagung, hingga pengendapan cacahan jagung selama kurang lebih satu minggu, setelah itu pakan siap dibagikan ke sapi,” ucap Iqbal Ketua THK DD Banten dalam keterangannya yang diterima kbknews, Jumat (31/7).

Untuk bahan tanaman jagung, kata Iqbal, diperoleh dari ladang jagung dengan kerjasama masyarakat untuk mengelola lahan tidur, sehingga dapat dimanfaatkan secara bijak sementara untuk pakan kambing kami olah sendiri dengan bahan-bahan organik sehingga bobot kambing yang diharapkan tetap terjaga.

Selain itu di DD Farm terdapat pengolahan pupuk kompos yang terbuat dari kotoran ternak sekitar. Sehingga dengan hal itu limbah kotoran ternak akan mempunyai nilai ekonomi dan dapat menggerakkan roda ekonomi bagi para pekerja yang juga penerima manfaat di DD Farm.

Berdiri di lahan wakaf produktif, program ‘DD Farm’ ini bertujuan mengajak masyarakat bahwa peternakan terintergrasi dapat menjadi skala prioritas utama dalam menggerakan roda ekonomi serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar khususnya dhuafa meskipun di tengah pandemi Covid-19. Pada ‘DD Farm’ ini tidak ada limbah ternak yang terbuang percuma, semua akan termanfaatkan sehingga dapat menjadi nilai ekonomi tambah bagi program ini.