Media Asing Sorot Penanganan Covid-19

179 views
Media terkemuka The Guardian dan New York Times menyoroti buruknya penanganan Covid-19 di Indonesia termasuk komunikasi pemerintah dan keabaian publik, juga penyesatan justru oleh tokoh-tokoh yang seharusnya jadi panutan.

MEDIA terkemuka the Guardian (Inggeris) dan New York Times (NYT-  AS) memberitakan minimnya tes, buruknya komunikasi dari pemerintah Indonesia dan rendahnya kepatuhan warga pada protokol kesehatan terkait Covid-19.

“Indonesia gagal menangani wabah Covid-19, “ demikian judul tulisan the Guardian mengutip pandangan sejumlah pakar kesehatan dalam terbitannya baru-baru ini.

Yang ditulis koran itu agaknya memang fakta, karena dari sisi komunikasi, misalnya tentang istilah “new normal” saja di kalangan pejabat sendiri tidak satu kata, sehingga publik di akar rumput malah memaknainya sebagai “pelonggaran” protokol kesehatan.

Padahal makna “new normal” adalah kebiasaan baru untuk menaati protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sedangkan “pelonggaran” dimaksudkan dimulainya lagi aktivitas publik termasuk pengoperasian transportasi masal, pembukaan kantor-kantor, pusat perbelanjaan, pasar tradisional, warung makan dan lainnya secara bertahap,  dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Sikap abai, bahkan pembangkangan oleh sebagian warga tampak dari berbagai insiden seperti penolakan mengenakan masker yang berujung adu fisik, sedangkan pelakunya tidak saja warga biasa, tetapi ada (oknum) aparat keamanan, bahkan juga anggota parlemen yang sejatinya menjadi panutan.

Pengambilan jenazah secara paksa dari rumah sakit, juga terjadi disejumlah wilayah, karena kaum kerabat orang yang meninggal curiga, prosesi pemakaman oleh pihak RS tidak sesuai syariat agama.

Lebih tajam lagi, New York Times dalam terbitannya akhir Juli lalu memuat berita berjudul: “Di Indonesia, obat palsu justeru direkomendasikan oleh tokoh-tokoh yang seharusnya paham”.

Yang dimaksudkan adalah penggunaan kalung, balsem, inhaler, minyak gosok  dan produk lainnya berbahan dasar minyak kayu putih yang diklaim oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasir Limpo untuk mengobati Covid-19.