Ngeprank Mencari Uang

275 views
Dave melalui Londo Kampung di YouTube selalu mengerjai orang lewat kefasihannya berbahasa Jawa dialek Suroboyoan.

BANYAK jalan menuju Roma, banyak cara mencari duit, dari yang halal sampai yang haram. Dan di jaman yang semakin canggih ini, cari uang pun bisa pakai cara lebih canggih. Kini banyak YouTuber muda kaya dadakan, gara-gara ngeprank (ngerjain) orang. Tapi ingat, janganlah ngeprank sampai kebablasan karena bisa terkena  sanksi pidana macam Ferdian Paleka dan Edo Putra. Jika sampai jadi masalah, siap-siap terkencing-kencing di celana!

Kata ahli Ilmu Jiwa, tertawa itu bisa melepas ketegangan. Tapi orang bisa tertawa jika ada sesuatu yang lucu. Dan sebuah lelucon atau humor, selalu membutuhkan korban, yakni obyek yang hendak ditertawakan. Jika tak ada korban di dalamnya, bukanlah hal yang lucu. Jika ada yang tertawa juga, paling sang pembikin itu sendiri.

Tukang bikin lucu yang biasa disebut pelawak, bukan hanya dinikmati rakyat jelata. Raja-raja dulu seperti di Kraton Surakarta dan Yogyakarta, juga punya abdi dalem yang tugasnya menghibur raja dan manggala praja dengan lawakan-lawakannya, namanya Abdi Dalem Oceh-ocehan. Mereka bekerja tanpa honor, kecuali hanya gelar dari kraton dan mengharapkan “berkah dalem”.

Jaman semakin maju, tertawa bisa dibisniskan, misalkan gambar kartun di majalah. Pada pers penerbitan sebelum merdeka, bikin kartun belum dibayar, dimuat saja sudah senang. Tapi setelah merdeka, melawak lewat gambar di koran dan majalah bisa jadi penghasilan. Misalkan Indri Sudono (Mas Klombrot) di Panjebar Semangat Surabaya (1950-1975), Johny Hidayat di Selecta Group (Stop, Detektip&Romantika, Senang), atau FX Har di majalah Varia, Mayapada dan Tjakra.

Srimulat adalah tontonan panggung yang 100 persen membisniskan humor, dan ternyata tahun 1980-1990 laku keras di Jakarta, Surabaya dan Solo. Berbarengan dengan itu di TV ada Bagio Cs, Bing Slamet Cs, Jojon Cs. Pelawak generasi belakangan bisa disebut Cak Lontong, Kirun, Marwoto. Mereka bermain di panggung maupun layar TV. Ada yang bermain tunggal ada pula yang dalam grup.