Jembatan di Lima Puluh Kota Putus Diterjang Banjir

Ilustrasi Penampakan banjir di Limapuluh Kota berdasarkan tangkapan foto udara Antara/ Antara Foto

LIMA PULUH KOTA – Banjir telah memutus jembatan di daerah Durian Gadang, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.

Putusnya jembatan berdampak para petani di sana, karena harus membawa hasil pertanian dengan memutar cukup jauh. Jembatan ini menjadi akses petani untuk membawa hasil tani mereka ke luar daerahnya.

Warga menyebut jembatan putus karena debit air sungai naik setelah diguyur hujan deras. Pondasi jembatan diterjang banjir. “Jadinya kaya begini, jembatan ambrol,” ujar warga, dilansir Sindonews, Senin, 7 September 2020.

Bukan hanya jembatan rusak, banjir juga merusak lahan pertanian mereka. Ratusan hektar lahan pertanian terancam gagal panen.

Warga khawatir kondisi makin parah karena curah hujan masih cukup tinggi.