Dokter Meninggal akibat Covid-19 di Indonesia Bertambah Jadi 115 Orang

Ilustrasi Pasien positif COVID-19 mendapatkan perawatan di ruang ICU rumah sakit Centre Cardiologique du Nord di Saint-Denis dekat Kota Paris, Rabu (22/4/2020), saat penyebaran wabah COVID-19 terus berlangsung di Prancis. ANTARA FOTO/REUTERS/Gonzalo Fuentes/wsj.

JAKARTA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaporkan jumlah dokter meninggal dunia selama pandemi Covid-19 terus bertambah hingga 115 orang.

Juru bicara IDI Halik Malik mengatakan jumlah dokter yang meninggal meningkat signifikan dalam sebulan terakhir.

“Baru di pandemi ini angka kematian dokter sangat tinggi, ada 115 kematian dengan Covid-19 dalam enam bulan ini, satu sampai dua dokter meninggal per hari dalam sebulan terakhir,” kata Halik.

Berdasarkan data yang dirangkum IDI, 60 orang di antaranya merupakan dokter umum, 46 orang dokter spesialis, tujuh orang guru besar, dan dua orang dokter residen.

Namun Halik menuturkan tidak semua dokter yang meninggal bertugas di rumah sakit rujukan Covid-19 atau menangani langsung pasien Covid-19.

“Di antaranya ada yang tertular saat menangani pasien Covid-19, ada yang terpapar di lingkungan rumah sakit, ada juga yang tertular dari pasien umum dan belakangan diketahui ternyata terinfeksi Covid-19,” jelas Halik.