Pemerintah Fokus Targetkan Vaksinasi pada 173 Juta Penduduk

Ilustrasi China dilaporkan sudah mulai menguji coba Vaksin Covid-19 temuannya untuk kalangan terbatas, anggota militernya.

JAKARTA – Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto mengatakan pemerintah saat ini hanya fokus menargetkan vaksinasi atau penyuntikan vaksin virus corona (Covid-19) kepada 173 juta penduduk.

“Diharapkan dengan 70 persen (penduduk) bisa divaksin akan memunculkan herd immunity, di mana yang lainnya tidak perlu kita beri vaksin. Nah, ini yang menjadi hal-hal yang terus kita kaji,” kata Yuri dalam Forum Diskusi Salemba secara virtual, Jumat (18/9/2020).

Yuri mengatakan herd immunity merupakan salah satu cara sah dalam menangani pandemi atau wabah penyakit yang menular seperti Covid-19 saat ini.

Herd immunity adalah kondisi saat sebagian besar orang dalam suatu kelompok memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu sehingga semakin sedikit orang yang tertular penyakit tersebut. Cara mendapat kekebalan bisa dilakukan dengan vaksinasi.

Opsi lain melakukan herd immunity adalah dengan mengandalkan orang-orang yang telah lebih dulu sembuh dari Covid-19. Dalam kasus ini, herd immunity bisa terwujud saat semakin banyak orang terinfeksi yang telah sembuh sehingga mendapat kekebalan.

“Ada yang kita sebut herd immunity atau kekebalan kelompok, dan itu tidak mengharuskan 100 persen divaksin,” ujar Yuri, dilansir CNNIndonesia.