Bawa Penumpang Positif, Citilink Dilarang Terbang ke Pontianak

JAKARTA – Citilink Indonesia terbukti membawa penumpang positif Covid-19 ke Pontianak. Maskapai berbiaya murah (low cost carrier) ini akhirnya harus menerima sanksi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, berupa pembekuan rute Jakarta-Pontianak untuk sementara waktu.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo menyatakan akan mempertimbangkan atas sanksi tersebut. Menurutnya, Citilink terus berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait karena kasus ini.

“Berkaitan hal tersebut, Citilink akan mempertimbangkan kembali rute penerbangan Jakarta (CGK)-Pontianak (PNK) maupun rute PNK-CGK,” katanya, dalam keterangan resminya, Senin (21/9).

Juliandra memastikan, maskapainya sudah melakukan kewajiban dan tanggung jawab mengecek seluruh penumpang memenuhi syarat perjalanan sesuai ketetapan pemerintah. Syarat penyertaan dokumen kesehatan seperti hasil tes cepat (rapid test) yang menunjukkan penumpang non reaktif virus corona, atau tes swab dengan metode PCR yang menampilkan hasil negatif Covid-19. Penumpang juga dipastikan telah menggunakan alat perlindungan diri, seperti masker maupun faceshield.

Juliandra menjelaskan, dengan penangguhan rute penerbangan sementara tersebut, Citilink memberikan opsi pengalihan penerbangan menggunakan maskapai Garuda Indonesia rute dari Jakarta dan ke Pontianak atau pengembalian uang tiket (refund).

Sementara, lanjutnya, penumpang yang melakukan pembelian melalui agen dapat menghubungi perusahaan terkait. “Untuk pembelian melalui website kami, dapat menghubungi call center 0804 1 080808 untuk pengalihan ke Garuda Indonesia. Atau untuk pengajuan refund, dapat menghubungi email refund@citilink.co.id,” jelasnya.

Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, hasil pemeriksaan sampel usap RT PCR oleh Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak terhadap 48 penumpang Citilink CG 9414 rute Jakarta-Pontianak 15 September 2020, ditemukan satu orang penumpang positif Covid-19.