Bantuan Laptop untuk Migran di Rumah Singgah Matim di Macau

47 views
DD Hong Kong serahkan bantuan satu unit laptop untuk migran di Rumah singgah Matim di Macau, Foto: DD Hong Kong

HONG KONG – Dompet Dhuafa Cabang Hong Kong (DDHK) memberikan satu unit laptop pada rumah singgah (shelter) Matim yang berada di Macau.

“Saat ini, ada lima pekerja migran Indonesia yang belajar komputer di rumah singgah (shelter) Matim, sebab sudah banyak yang pada pulang kampung ke Tanah Air,” ungkap Ana, Ketua Majelis Taklim Indonesia di Macau (Matim).

Bantuan ini bertujuan untuk mendukung keterampilan para migran yang menempati rumah singgah Matim.  “Bantuan itu kami berikan pada tanggal 6 September lalu, untuk keperluan pelatihan komputer pekerja migran Indonesia di Macau yang diselenggarakan oleh Matim,” ujar Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Hongkong, M. Imam Baihaqi, dikutip dari laman dompetdhuafa.org.

Ana menyampaikan, kelas komputer di rumah singgah Matim sudah ada sejak tahun 2007. Sejak itu, terhitung sekitar 40 pekerja migran di Macau telah belajar di kelas komputer Matim. Pada tahun 2015, kelas komputer tersebut sempat berhenti karena para gurunya sudah pulang kampung ke Indonesia. Kemudian, kepengurusan Matim yang dipimpin Ana berinisiasi untuk membuka lagi kelas komputer sejak September 2019.

“Karena laptop Matim sudah pada rusak, termasuk laptop milik saya dan Mbak Indah (salah satu pengurus Matim), yang sebelumnya juga digunakan untuk belajar komputer teman-teman di shelter,” aku Ana.