Netanyahu Perketat Penguncian Wilayah Israel Setelah Kasus Corona Semakin Meningkat

10 views

TEL AVIV –  Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendesak pemerintahannya memperketat penguncian wilayah Israel setelah dia mengatakan lonjakan infeksi virus corona terjadi di negaranya.

“Jika kita tidak mengambil langkah segera dan sulit, kita akan mencapai ujung jurang,” kata Netanyahu,  Kamis, dilansir Reuters.

Slama seminggu terakhir, jumlah kasus baru setiap hari telah mencapai hampir 7.000 di antara populasi 9 juta dan sangat membebani sumber daya di beberapa rumah sakit.

Pembatasan baru mengharuskan semua bisnis dan tempat kerja, kecuali yang ditunjuk penting, untuk ditutup setidaknya selama dua minggu mulai Jumat (25/9/2020).

Sebuah survei yang diterbitkan oleh Israel Democracy Institute pada Rabu menunjukkan hanya 27 persen warga Israel yang mempercayai penanganan Netanyahu terhadap krisis virus corona.

Ribuan pengunjuk rasa berkumpul setiap minggu di luar kediamannya di Yerusalem untuk menyerukan pengunduran dirinya atas tuduhan korupsi.

Netanyahu telah menolak tuduhan dari para aktivis bahwa aturan penguncian yang lebih ketat, beberapa menunggu persetujuan parlemen, sebagian dimaksudkan untuk menghentikan demonstrasi ini.

Sejak wabah dimulai, 1.316 orang telah meninggal di Israel dan sekitar 200.000 kasus virus corona telah dilaporkan.