Kebutuhan Vaksin Corona di Indonesia Capai 320 Juta

Ilustrasi Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan kemitraan global untuk menemukan vaksin SARS CoV-2 penyebab Covid-19 yang menjadi milik warga dunia.

JAKARTA – Pemerintah sudah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2020 terkait pengadaan vaksin COVID-19 yang diperkirakan sebanyak 160 juta vaksin yang kegiatan vaksinasinya dilakukan bertahap hingga 2022.

“Pengadaan vaksin kita harus secure (amankan) karena 215 (negara) ini mengejar vaksin sehingga kira-kira secure untuk 160 juta dosis untuk dua kali,” katanya.

Dengan kebutuhan vaksinasi sebanyak dua kali dosis, maka total kebutuhan vaksin COVID-19 mencapai 320 juta dosis.

Adapun skala prioritas penerima vaksinasi COVID-19 adalah medis dan paramedis, pelayan kesehatan termasuk TNI, Polri dan aparat hukum sekitar 3,5 juta.

Kemudian, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga perangkat daerah sebanyak lima juta orang, tenaga pendidik mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP hingga dosen perguruan tinggi swasta dan negeri sebanyak 4,3 juta.

Selanjutnya, aparat pemerintah pusat dan daerah serta legislatif sebanyak 2,3 juta orang, dan penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan sebanyak 96 juta orang dengan jumlah semuanya mencapai 102 juta orang.